Menikmati Keindahan Bawah Laut Eksotis di Pulau Togean, Dijamin Tak Bakal Ingin Pulang Buru-buru Deh!
SINAR HARAPAN – Pecinta destinasi wisata bahari sepertinya wajib berkunjung Pulau Togean di Kabupaten Tojo Una Una, Sulawesi Tengah.
Banyak aktivitas seru yang bisa dilakukan pengunjung di pulau ini.
Jangan salah ternyata Pulau Togean telah mengantongi status sebagai Taman Nasional pada 2004. Kemudian pada Juni 2019, UNESCO menjadikan pulau ini sebagai cagar biosfer Indonesia yang ke-16.
Selain dilengkapi dengan keindahan pantainya, kawasan wisata ini juga menyajikan pemandangan hutan bakau, pegunungan dan juga kekayaan terumbu karang.
Bagaimana dengan keindahan bawah laut? Jujur saja pulau ini menjadi kepulauan nusantara yang sangat terkenal dengan kekayaan terumbu karangnya. Bahkan, banyak sekali populasi biota laut yang dilindungi dan juga langka.
Karena itu, kawasan Pulau Togean menjadi bagian dari ekosistem terumbu karang penting dalam Coral Triangle. Segitiga Karang atau Coral Triangle tersebut mencakup Malaysia, Indonesia, Filipina, Papua Nugini, Australia dan Jepang.
Yang pasti keindahan bawah laut seperti biota laut dan terumbu karang memang menjadi daya tarik yang paling unik di kawasan Pulau Togean. Suwer banyak jenis kegiatan yang bisa dilakukan untuk menikmati keindahan bawah laut pulau unik ini.
Ketika menyambangi Taman Nasional Kepulauan Togean yang menawan ini maka pengunjung bisa menemukan Danau Mariona. Danau ini dipenuhi dengan ubur ubur tidak menyengat seperti yang ada di Pulau Derawan (Kakaban), Raja Ampat (Pulau Misooll) dan juga Danau Lenkamana.
Asyiknya lagi ketika menyambangi Pulau Togean maka pengunjung akan dipertemukan dengan penduduk multietnis. Penduduk paling dominan yang ada di pulau ini di antaranya Bobongko, Saluan dan Togean sendiri. Suku lainnya adalah suku Bare’e, Bugis, Bajo, Bada, Gorontalo dan Kaili.
Bagi pengunjung yang ingin melakukan kegiatan Island Hopping bisa memilih menggunakan transportasi yang tersedia yang juga bisa digunakan untuk mengantar pengunjung yang hendak melakukan kegiatan snorkeling dan diving.

Harga sewa kapal berkisar antara Rp425 ribu hingga Rp550 ribu dengan kapasitas enam hingga delapan orang. Menyewa peralatan snorkeling juga bisa dilakukan dengan mengeluarkan biayanya sekitar Rp50 ribu.
Nah! Untuk menuju pulau ini pengunjung bisa memilih dua rute. Terserah yang mana ya!
Rute pertama maka pengunjung bisa memilih perjalanan dari Kota Palu dan kemudian terbang ke Ampana. Dari Ampana bisa melanjutkan perjalanan dengan berlayar selama lima jam untuk tiba di Kepulauan Togean. Biayanya sekitar Rp 150.000.
Selanjutnya rute kedua. Di sini pengunjung bisa melakukan penerbangan ke Gorontalo. Selanjutnya pergi ke pelabuhan feri dan berlayar selama 12 jam ke Wakai. Perjalanan penyeberangan tersebut menghabiskan biaya Rp64 ribu dengan kelas ekonomi. Setelah tiba di Kepulauan Togean ini maka pengunjung dikenakan biaya tiket masuk Rp10 ribu per orang.
Lantaran sudah dinobatkan sebagai Taman Nasional Kepulauan Togean sejak 2004 maka destinasi wisata ciamik ini sudah dilengkapi dengan banyak fasilitas memadai. Bagi pengunjung yang ingin tinggal lebih lama di sini maka bisa memilih penginapan yang tersedia dengan harga tidak menguras kocek.
Pendek kata: menyambangi kawasan wisata Pulau Togean yang keren ini dipastikan menyenangkan dan mengesankan lho. Sayang banget jika pengunjung tidak memasukkannya pulau ini sebagai destinasi tujuan wisata selanjutnya. Silakan nikmati keseruan aktivitas dan kesibukan di kawasan wisata bahari ciamik ini. Ditunggu ya! (norman meoko)
